Rita, Rita (2024) Pemaknaan Tempat Bagi Konsumen Rumah Makan di Sulawesi Selatan (Studi Fenomenologi Rumah Makan di Kawasan Losari, Makassar-Galesong, Takalar). Politeknik Pariwisata Makassar, Kota Makassar.
This is the latest version of this item.
|
Text
COVER.pdf Download (279kB) |
|
|
Text
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Restricted to Registered users only Download (259kB) |
|
|
Text
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (425kB) |
|
|
Text
BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only Download (347kB) |
|
|
Text
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Download (115kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (452kB) |
Abstract
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik dan makna pengalaman makan di rurnah makan di kawasan pesisir Makassar, Takalar, dan Gowa, dengan fokus pada bagaimana konsumen memandang dan mengevaluasi pengalaman makan mereka Masalah utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pemahaman mendalam tentang bagaimana berbagai jenis rumah makan (Asia, Western, dan Lokal) mempengaruhi pengalarnan dan persepsi konsumen dalam konteks budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi, dengan memanfaatkan wawancara mendalam dan observasi langsung di rumah makan yang dipilih. Sebanyak 18 informan, yang mewakili latar belakang sosial dan demografis yang beragam, diwawancarai untuk mengumpulkan data kualitatif. Data tersebut dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif untuk mengidentifikasi tema dan pola dalam pemaknaan tempat oleh konsumen. Temuan utama mengungkapkan bahwa pengalaman makan di berbagai jenis rumah makan menawarkan karakteristik dan makna yang berbeda. Rumah makan Asia sering dianggap sebagai tempat untuk bersosialisasi, fungsional, dan nostalgia Rumah makan Western dipandang sebagai tempat untuk bersosialisasi, pertemuan bisnis, simbolis, psiko-emosional, dan romantis. Sebaliknya, rumah makan lokal dipandang sebagai representasi identitas budaya, nostalgia, dan pilihan ekonornis. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa makna tempat oleh konsumen sangat dipengaruhi oleh jenis rumah makan dan konteks budaya lokal, yang dapat berkontribusi pada peningkatan pariwisata dan pengembangan ekonorni lokal. Kata Kunci: Makna Tempat, Rumah Makan, Kawasan Pesisir, Pariwisata, Pengalaman Kuliner
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences |
| Depositing User: | Admin Prodi PPH Hasrul |
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 05:58 |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 05:58 |
| URI: | http://repository.poltekparmakassar.ac.id/id/eprint/815 |
Available Versions of this Item
-
Pemaknaan Tempat Bagi Konsumen Rumah Makan di Sulawesi Selatan (Studi Fenomenologi Rumah Makan di Kawasan Losari, Makassar-Galesong, Takalar). (deposited 23 Jun 2025 00:48)
- Pemaknaan Tempat Bagi Konsumen Rumah Makan di Sulawesi Selatan (Studi Fenomenologi Rumah Makan di Kawasan Losari, Makassar-Galesong, Takalar). (deposited 09 Jan 2026 05:58) [Currently Displayed]
Actions (login required)
![]() |
View Item |
